Showing posts with label Isu Terkini. Show all posts
Showing posts with label Isu Terkini. Show all posts

Saturday, October 31, 2020

FRENCH KISS

French telah menjadi berita dunia bila menunjukkan sikap sebenar mereka terhadap muslim dan agama Islam. French merupakan salah satu kuasa besar dunia, menjadi ahli tetap majlis keselamatan PBB. Merupakan bekas negara penjajah yg menakluki banyak negara di dunia. Rakyat mereka menutur bahasa French dan tak suka melayan bahasa2 lain termasuk bahasa inggeris. Bahasa French menjadi bahasa rasmi di 29 negara. 

French punyai pengaruh, budaya, dan ego mereka sendiri. Apa pun terdapat 10 juta drp 62 juta penduduk French adalah beragama Islam. Kebanyakan mereka berasal drp negara2 di utara afrika. Ramai pemain2 bola terkenal mereka adalah muslim. Islam telah diterima sebagai salah satu agama besar di French. 

Namun kejadian seorg cikgu yg menunjuk karikatur Nabi dgn niat menghina atas alasan freedom of speech telah menimbulkan kemarahan hingga seorg muridnya telah bertindak membunuhnya. Pihak polis pula berjaya menembak pemuda itu. 

Presiden French telah menyemarakkan api dgn mengiktiraf cikgu itu sebagai wira negara dan mengutuk pemuda itu dan menuduh Islam sebagai agama yg mengajar keganasan. Ini telah menimbulkan kemarahan di negara2 islam dan muslim seluruh dunia. Banyak tunjuk perasaan telah berlaku di banyak negara. Kempen boikot produk French telah di lancarkan. 

Saya paparkan di sini beberapa artikel berkenaan isu ini untuk lebih mudah kita memahami the big picture. 

*****

As usual, TDM is good in this and the message is well put across:

Dr Mahathir bin Mohamed

RESPECT OTHERS

1. A teacher in France had his throat slit by an 18-year-old Chechen boy. The killer was angered by the teacher showing a caricature of Prophet Muhammad. The teacher intended to demonstrate freedom of expression.

2. The killing is not an act that as a Muslim I would approve. But while I believe in the freedom of expression, I do not think it includes insulting other people. You cannot go up to a man and curse him simply because you believe in freedom of speech.

3. In Malaysia, where there are people of many different races and religions, we have avoided serious conflicts between races because we are conscious of the need to be sensitive to the sensitivities of others. If we are not, then this country would never be peaceful and stable.

4. We often copy the ways of the West. We dress like them, we adopt their political systems, even some of their strange practices. But we have our own values, different as between races and religions, which we need to sustain.

5. The trouble with new ideas is that the late comers tend to add new interpretations. These are not what the originators intended. Thus, freedom for women, meant the right to vote in elections. Today, we want to eliminate everything that is different between men and women.

6. Physically we are different. This limits our capacity to be equal. We have to accept these differences and the limitations that are placed on us. Our value systems is also a part of human rights.

7. Yes, sometimes some values seem to be inhuman. They cause some people to suffer. We need to reduce the sufferings.
But not by force, if the resistance is great.

8. The dress code of European women at one time was severely restrictive. Apart from the face no part of the body was exposed. But over the years, more and more parts of the body are exposed. Today a little string covers the most secret place, that’s all. In fact, many in the west are totally naked when on certain beaches.

9. The West accepts this as normal. But the West should not try to forcibly impose this on others. To do so is to deprive the freedom of these people.

10. Generally, the west no longer adhere to their own religion. They are Christians in name only. That is their right. But they must not show disrespect for the values of others, for the religion of others. It is a measure of the level of their civilisation to show this respect.

11. Macron is not showing that he is civilised. He is very primitive in blaming the religion of Islam and Muslims for the killing of the insulting school teacher. It is not in keeping with the teachings of Islam. But irrespective of the religion professed, angry people kill. The French in the course of their history has killed millions of people. Many were Muslims.

12. Muslims have a right to be angry and to kill millions of French people for the massacres of the past. But by and large the Muslims have not applied the “eye for an eye” law. Muslims don’t. The French shouldn’t. Instead the French should teach their people to respect other people’s feelings.

13. Since you have blamed all Muslims and the Muslims’ religion for what was done by one angry person, the Muslims have a right to punish the French. The boycott cannot compensate the wrongs committed by the French all these years.


*****

MISREPRESENTED CONTEXT
30 Oct 2020

1. I am indeed disgusted with attempts to misrepresent and take out of context what I wrote on my blog yesterday.

2. Those who did that highlighted only one part of paragraph 12 which read: “Muslims have a right to be angry and to kill millions of French people for the massacres of the past.”

3. They stopped there and implied that I am promoting the massacre of the French.

4. If they had read the posting in its entirety and especially the subsequent sentence which read: “But by and large the Muslims have not applied the “eye for an eye” law. Muslims don’t. The French shouldn’t. Instead the French should teach their people to respect other people’s feelings.

5. Because of the spin and out of context presentation by those that picked up my posting, reports were made against me and I am accused of promoting violence etc… on Facebook and Twitter.

6. FB and Twitter had then requested the administrators of my Facebook and Twitter accounts to remove the postings. Despite attempts to explain the context of the posting, they were removed.

7. There is nothing I can do with FB and Twitter’s decision to remove my posting. To my mind, since they are the purveyor of freedom of speech, they must at least allow me to explain and defend my position.

8. But that is what freedom of speech is to them. On the one hand, they defended those who chose to display offending caricatures of Prophet Muhammad S.A.W. and expect all Muslims to swallow it in the name of freedom of speech and expression. On the other they deleted deliberately that Muslim had never sought revenge for the injustice against them in the past.

9. Even my appeal that the French should explain the need to advise their people to be sensitive and respect the beliefs of other people is left out.

10. What is promoted by these reaction to my article is to stir French hatred for Muslims.


*****

Erdogan : MACRON SAKIT MENTAL (Gangguan Jiwa)

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan Macron membutuhkan Pemeriksaan mental atas sikapnya terhadap dunia Islam saat ini

"Apa masalah orang bernama Macron ini dengan Muslim dan Islam ? Macron membutuhkan pemeriksaan pada mentalnya". kata Erdogan dalam pidatonya di kota Kayseri, Turki pada Sabtu, 24/10 yang lalu

Pemimpin Prancis tersebut saat ini sedang ramai dibicarakan karena mendeklarasikan perang terhadap "separatisme Islam", yang dia yakini telah mempengaruhi beberapa komunitas Muslim di Prancis

Sikap Macron ini dilatari oleh pemenggalan kepala seorang guru di Prancis yakni Samuel Paty, yang diduga dilakukan oleh seorang radikal islam sebagai pembalasan penggunaan kartun Nabi Muhammad SAW pada saat pembelajaran di kelas

Macron juga menyebut Islam sebagai agama bermasalah dan perlu dibendung sehingga banyak organisasi non-pemerintah dan puluhan masjid telah ditutup dalam dua minggu terakhir di Prancis

Macron juga berencana memperketat pengawasan aktivitas sekolah agama di Prancis, dan juga mengawasi pendanaan asing terhadap masjid-masjid yang masih dibuka di Prancis. Rencana disampaikan dalam upaya Macron mencegah terjadinya aksi terorisme yang mereka yakini bisa terjadi lagi kedepannya

Sumber ; Anadolu Ajansı, Republika, Kumparan, Medcom.Id.

*****
BOIKOT PRODUK PERANCHIS DEMI MARUAH RASULULLAH KEKASIH BELAHAN JIWA KITA.

Oleh: Dr Riduan Mohamad Nor.

" birruh,,biddam,,nafdika ya Rasulullah!!" Tempik anak-anak tahfiz an nur Setiu, walau panas terik mentari menyengat mereka namun himpunan anak-anak remaja penghafal al Quran ini tega. Maruah nabi adalah harga mati!, tiada yang mampu memisahkan kasih cinta ini terhadap ar Rasul yang mulia. Ustaz Idris Haji Ahmad, penceramah maulid Nabi SAW pagi itu telah melancarkan kempen memboikot produk Peranchis. Takbir bergema berulangkali dan menyemangati khalayak yang hadir.

Bendera Peranchis telah dibakar oleh Nik Mun'iem Nik Mohd Abduh, cucu almarhum Tuan Guru Nik Abdul Aziz, mereka juga memijak potret Emmanuel Macron sang pemimpin Peranchis yang biadap terhadap maruah ar Rasul yang mulia. Peranchis wajib memohon maaf kepada umat Islam dan wajib menghentikan intimidasi dan serangan halus kepada maruah nabi SAW.

Peranchis dan permusuhan terhadap umat Islam bukanlah subjek baru sebenarnya. Negara yang berdirinya menara Eifel yang sombong itu termasuk dalam koalisi salibiah yang menyerang Palestine. Atas nama agama,  perang Salib tak dapat dielakkan sehingga mengorbankan ribuan nyawa. Puak Salib menjajah tanah Palestin yang merupakan kiblat pertama umat Islam, sehinggalah dibebaskan oleh Salahuddin al Ayubi.

Peranchis antara negara Barat yang banyak menjarah tanahair umat Islam dibelahan benua Afrika dan Asia. Antara yang dijajah oleh negara sekutu Salib ini ialah Algeria, Tunisia, Syria, Lubnan, maghribi, Chad, juga Mesir selama tiga tahun dan lain-lain negara. Tidak sedikit penderitaan dihempap kepada umat Islam, di Algeria seramai sejuta jiwa umat Islam telah dibunuh. Perjuangan jihad umat Islam di Algeria telah dipimpin oleh Sheikh Abdul Kader Aljazair dan kezaliman negara penjajah terakam dalam sejarah airmata ummat.

Peranchis dalam bingkai sejarah kepada Islam juga pernah mahu menganjurkan teater untuk menghina Rasulullah. Setelah dihidu perancangan jahat ini oleh Sultan Abdul Hamid (ii), maka  baginda telah mengambil tindakan tegas. Duta Peranchis di Istanbul telah dipanggil mengadap dan diberikan amaran tegas. Khilafah Uthmaniah walaupun pada tahun 1909 dilihat sudah agak lemah namun Sultan Abdul Hamid akan mengistiharkan perang umat Islam terhadap Peranchis jika pementasan teater tersebut diteruskan.

Tindakan berani dan bermaruah Sultan Abdul Hamid berjaya menghentikan serangan Peranchis kepada maruah ar Rasul yang mulia. Kini episod kebiadapan Peranchis berulang kembali dan memicu kemarahan umat Islam . Pemimpin Turki, Erdogan telah menyeru dunia Islam membuka mata akan kebiadapan Peranchis ini, langkah memboikot adalah langkah yang praktikal.

Dunia gempar apabila tragedi  meletus, berakar daripada isu penghinaan kepada Rasulullah. Abdoullakh Anzorov, seorang remaja berusia 18 tahun, ditembak mati dengan 9 biji peluru oleh polis Perancis. Pihak keselamatan Peranchis juga bertindak secara barbarik apabila memasuki masjid dan mengasari jemaah masjid. Negara bekas penjajah ini, kini mempunyai 10 juta muslim, sebahagiannya adalah migran daripada negara-negara bekas tanah jajahan Peranchis.

Abdoullakh telah memenggal kepala gurunya Samuel Paty kerana telah menghina junjungan Nabi kita yang mulia. Gurunya telah menayangkan karikatur hinaan ke atas Rasulullah saw di dalam kelas dengan alasan hak kebebasan dan berekspresi. Itulah juga kefahaman sebahagian besar masyarakat Eropah yang liberal dan meninggalkan kehidupan beragama.

Abdoullakh seorang pemuda yang dikenali baik dan patuh pada agama. Keluarganya  berasal dari Chechnya Russia,  remaja ini juga tidak pernah mempunyai rekod jenayah atau rekod kesihatan mental. Umat Islam sewajarnya mengangkat kisah anak remaja ini yang sangat cintakan ar Rasul, sebagaimana kisah Zaid bin addasinah dan Khubaib Bin Adi dalam peristiwa tragedi ar Raji' di zaman Rasulullah SAW.

Gurunya Samuel Paty  yang menghina Rasulullah pula telah mendapat pengiktirafan dari Perdana Menteri, Emmanuel Macron yang " moron". Kontradik pula, Abdoullakh dilabelkan sebagai pengganas oleh pemimpin utama Peranchis itu. Apakah sikap dan tindakan yang mampu umat Islam lakukan terhadap Peranchis?

Sebagai membalas pengiktirafan yang dibuat oleh Perdana Menteri Peranchis, sangat wajar umat islam memboikot segala produk dari Peranchis. Elakkan membeli dan menggunakan produk buatan mereka, sehingga Peranchis mengubah sikap terhadap Umat Islam  dan memohon maaf atas keceluparan PM mereka, Macron. Sebarkan maklumat akan kempen ini demi maruah ar Rasul SAW. BOIKOT sehingga Peranchis akur dengan tuntutan umat Islam.

(Penulis ialah AJK PAS Pusat, Pengerusi LESTARI)

*****

Kronologi ringkas berkenaan kempen boikot Perancis yang sedang melanda Dunia Arab dan Turki.

1. Kes serangan ke atas pejabat Charlie Hebdo masuk untuk pendengaran kes di mahkamah.

2. Untuk mengenang ulangtahun serangan tersebut, Charlie Hebdo sekali lagi menaikkan karikatur yang menggambarkan Nabi (bukan karikatur biasa tetapi digambarkan seorang lelaki berbogel sambil tertonggeng menunjukkan punggungnya).

3. Gambar ini diletakkan pada kain rentang besar yang disangkut pada sebuah bangunan.

4. Ia menjadi punca kemarahan, kecaman dan kritkan umat Islam.

5. Presiden Macron mempertahankan tindakan itu atas dasar kebebasan bersuara.

6. Seorang guru yang juga aktivis hak kebebasan bersuara di sebuah bandar di Perancis telah menunjukkan karikatur tersebut di dalam kelasnya.

7. Ditanyakan siapa diantara murid beliau yang beragama Islam dan merasa terhina dengan karikatur tersebut. Jika ada yang merasa terhina, guru tersebut menyuruh mereka keluar kelas kerana tidak layak berada dalam kelasnya.

8. Ibubapa kepada murid-murid Muslim tersebut telah membuat laporan polis dan laporan kepada pihak sekolah tetapi tidak diendahkan.

9. 10 hari selepas berlaku kejadian dalam kelas itu, seorang remaja telah mengekori guru ini, menyembelih dan memenggal kepala beliau dan memuatnaik gambar tersebit di twitter

10. Remaja tersebut ditembak mati oleh pihak polis setelah dikatakan enggan menyerah diri dan cuba menyerang pihak polis.

11. Kematian guru tersebut telah diraikan Presiden Macron sebagai seorang wira negara dan telah menyelar tindakan ekstremis dan mengatakan Islam mempunyai masalah besar dalam ajarannya.

12. Tindakan Macron yang dilihat sebagai tidak membendung kedua-dua tindakan ekstrimis (karikatur dan penyembelihan) dan hanya mengutamakan kejadian penyembelihan itu sebagai sesuatu yang tidak adil.

13. Pengusaha-pengusaha pasaraya di Dunia Arab telah memulakan gerakan memboikot barangan Perancis dengan mengeluarkan produk mereka dari rak-rak kedai.

14. Presiden Turki, Erdogan telah menyelar Macron dengan mengatakan Macron mempunyai masalah kesihatan mental.

Jadinya ini sedikit sebanyak kronologi peristiwa bagi mereka yang tak ikuti sangat apa jadi di Perancis sebab agak 'absorbed' dengan apa yang berlaku dalam negara kita sendiri.

Yang menjadikan isu lebih hangat sebenarnya adalah tindakan Perancis yang kuat menyelar akhbar dan kerajaan lain yang memberikan respons negatif terhadap Macron dan kerajaan Perancis macam yang kita dapat lihat dalam surat ni.

Rata-ratanya bertanya - "Kalau kau fikir menyelar Nabi junjungan kami tu sebagai 'freedom of speech and expression', apakehenya kau melompat macam beruk bila orang selar Presiden kau dan kerajaan kau?"

Kredit : Fb Mohamed Jamalee


*****

Statement by the Finnish Foreign Minister:

I don't understand anything anymore: when we  make fun of black people we call it racism; and  when we mock Jews we call it anti-Semitism; and when we mock women we call it sexism; and when we mock Muslims we call it freedom of speech.

#Islamophobia

*****

THE INSULTS ON PROPHET MUHAMMAD PBUH:
WHO IS THE TRUE EXTREMIST?
 
Extremism is an excessive behaviour which exceeds the boundary of human nature. It is different from the behaviour of senseless animals because animals are also born with innate feelings such as maternal instincts between a mother and a child. 

All parties should contemplate the French President’s action to rationalise the dissemination of Prophet Muhammad PBUH’s caricatures by applying the concept of freedom. This had triggered a violent reaction from a Muslim youth of Chechen descent who had taken the lives of his teacher for showing a cartoon insulting Prophet Muhammad PBUH. Let us take the real teaching of Islam from the Quran as comparison.

Allah SWT had said:

﴿وَلَا تَسُبُّوا الَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ فَيَسُبُّوا اللَّهَ عَدْوًا بِغَيْرِ عِلْمٍ  كَذَلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ أُمَّةٍ عَمَلَهُمْ ثُمَّ إِلَى رَبِّهِمْ مَرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ١٠٨﴾

“Do not revile those whom they invoke other than Allah, lest they should revile Allah in transgression without having knowledge. This is how We have made the deeds of every community attractive in their sight. Then, to their Lord is their return, after which He shall tell them what they have been doing.” (Surah al-An’am: 108)

This is the ethics that Allah SWT had made compulsory upon the Muslims regarding their relationship with adherents of other religions. This is also applicable to idolators who commit the heaviest form of shirk in Islam. Even though Islam makes it obligatory to deliver the message of Islam to the non-Muslims, Islam also promotes the concept of no coercion in religion. Thus, the Muslims are encouraged to engage in a fruitful debate with the non-Muslims, instead of insulting their religions. 

For believers in Islam, their love for Prophet Muhammad PBUH exceeds their love for their own parents in order to honour the Prophet’s service in bringing goodness into this world and the hereafter. Nevertheless, Islam also requires its followers to treat their parents with kindness even if they do not embrace Islam.

Prophet Muhammad PBUH forbade the companions from insulting other companions when some of their non-Muslim fathers were killed in the Battle of Badr for attacking the Muslims. This is done out of respect for the feelings and innate nature contained inside every normal human being. 

If the French President is mentally sound, how would he feel if an insulting caricature of his father, his mother or himself is drawn or sketched?

He would absolutely be furious if such atrocities are committed in front of him. If he does not feel even a bit of anger at being treated as such, it indicates that he has exceeded the boundary of human nature.

But at the core of it all, he must embrace the true human rights that are different from the rights of other creatures. This includes the rights of animal to the extent it becomes the fighting cause for environmentalist groups in Western countries.

Granting someone the right for freedom does not mean giving them the freedom to steal, rob, and kill indiscriminately like a wild beast, nor does it mean being allowed to strip naked in public because the practice is rejected by every religion and human being who possesses true humanity.

The Quran makes it obligatory upon the Muslims to believe in the prophets and the messengers without discriminating against any one of them. If a Muslim does not believe in any of the prophet, then his testament of faith and belief is invalidated. Allah SWT had said:

﴿آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ  كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ  وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا  غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ٢٨٥﴾

“The Messenger believes, and so do the believers, in the guidance sent down upon him from his Lord: each of them believes in Allah, and in His angels, and in His Books, and in His Messengers. They say: “We make no distinction between any of His Messengers. We hear and obey. Our Lord! Grant us Your forgiveness; to You we are destined to return.” (Surah al-Baqarah: 285)

Thus, the act of insulting any of the prophets and messengers of Allah is not only prohibited, but can also invalidate the religion (Islam) of those who commit it. In fact, it is considered a serious criminal offence, referred to as apostasy. Likewise, this act is also prohibited against Prophet Muhammad PBUH who are considered the noblest among the Muslims. 

The Muslims are required to persevere in facing the enemy and are prohibited to go overboard by only focusing on one extreme individual. It should be known that most Christians, Europeans and French do not condone such behaviour. 

The French President’s statement exposes his hostility against Islam and its followers. This is actually a grave error that there is no justification that can be produced in his defence even if his sole aim is to obtain votes in the election. 

We should not only be holding the teenager liable for his extreme action when he took the lives of the teacher who displayed the caricature insulting Prophet Muhammad PBUH because the French President and the caricaturist’s action of insulting the Prophet PBUH had clearly crossed the line to the extent of inciting extreme provocation.

This recent turn of event is not able to contain the wrath of the Muslims as well as the non-Muslims who are rational and aware of its consequences unless the French government and its people interfere by punishing them in order to save them from bigger harm and consequences.

Allah SWT had reminded the believers and the virtuous in the Quran:

﴿فَمَنِ اعْتَدَى عَلَيْكُمْ فَاعْتَدُوا عَلَيْهِ بِمِثْلِ مَا اعْتَدَى عَلَيْكُمْ  وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ١٩٤﴾
 
“The sacred month for the sacred month; sanctities should be respected alike (by all concerned). Thus, if someone has attacked you, attack him just as he attacked you, and fear Allah and remain conscious that Allah is with those who guard against violating the bounds set by Him.” (Surah al-Baqarah: 194)

Therefore, we call on every Muslim and Malaysian who are concerned to boycott French goods as a sign of solidarity against provocations made against the sanctity of Islam and the peaceful coexistence of multireligious society.

ABDUL HADI AWANG
PAS President

Date: 30th October 2020 / 13 Rabi’ul Awwal 1442

*****

Presiden Prancis Emmanuel Macron membayar uang senilai 10 Juta Euro dan membebaskan 200 tahanan untuk ditukar dengan seorang Missionaris Prancis (Shopie Petronin) yang ditahan di Mali. Lalu dia menyambut kedatangan Shopie di bandara. Tapi yang terjadi adalah...   

Shopie Pètronin yang 25 tahun menjadi Missionaris di Mali dan ditahan oleh kelompok Islam itu ternyata telah mendapat Hidayah Allah dan memeluk agama Islam serta mengubah namanya menjadi Maryam. Dan itu pun baru di diketahui di bandara setelah disambut sedemikian hormatnya oleh Macron yang telah "berkorban" banyak demi kebebasannya. 

Presiden Prancis ini sering terang-terangan menampakkan kebenciannya terhadap Islam dan baru-baru ini dia mengatakan bahwa Islam adalah agama bencana dan pembawa krisis. Melalui Maryam, Allah SWT permalukan dirinya di hadapan rakyatnya. Alhamdulillah.

Ini adalah PESAN dari Ny.  MARYAM PETRONIN, wanita Kulit putih Perancis yang MASUK Islam,  kepada Presiden Prancis MACRON

Tuan Macron

Damai bagi mereka yang mengikuti petunjuk dan, sebagai berikut ... Saya menerima bahwa Anda heran bagaimana Sophie Petronin, seorang wanita Perancis ras kulit putih murni, Kristen Katolik, telah masuk Islam setelah 75 tahun menjadi Kristen dan  selama 4 tahun penahanan di antara umat Islam!

Izinkan saya menyederhanakan segalanya untuk Anda, Tuan Macron ...

Ya, saya adalah seorang tawanan Muslim ... tetapi mereka tidak pernah menyentuh saya dengan buruk dan perlakuan mereka terhadap saya adalah penghargaan dan penghormatan.  Mereka biasa menawari saya makanan dan minuman dan mempengaruhi saya pada diri mereka sendiri meskipun sumber daya langka .. dan mereka menghormati privasi saya.  Tidak ada yang pernah melecehkan saya secara verbal atau fisik, dan mereka tidak menghina agama saya, Yesus atau Perawan Damai atas mereka berdua seperti yang Anda lakukan dengan Nabi Muhammad, saw.
Mereka tidak memaksakan Islam pada saya, tetapi saya melihat dalam akhlak mereka orang-orang yang menyucikan diri dengan air dan berdoa kepada Tuhan shalat lima waktu dan puasa bulan Ramadhan

  Tuan Macron ...

Orang Muslim di Mali memang miskin, ya, dan negara mereka miskin.  Tidak ada Menara Eiffel dan mereka tidak tahu parfum Prancis kita, tetapi mereka adalah yang paling bersih dari kita dan hati yang paling murni.
Ya, mereka tidak memiliki mobil mewah dan tidak menghuni menara-menara tinggi, tetapi perhatian mereka di atas awan dan iman mereka lebih teguh dari pada pegunungan.

  Tuan Macron ...

Pernahkah Anda mendengar pembacaan Al-Qur'an dalam hidup Anda saat mereka membaca Al-Qur'an dalam doa mereka saat fajar dan malam?
Betapa indahnya bacaan bahkan jika Anda tidak mengerti apa yang mereka lantunkan, dan tubuh Anda gemetar dan tubuh Anda gemetar saat Anda mendengarkan mereka melantunkan firman Tuhan, karena mereka menghafalnya dengan hati.  Kemudian Anda menyadari dalam pikiran bawah sadar Anda bahwa ini bukanlah ucapan manusia melainkan melodi surgawi yang turun dari langit dan Anda memiliki keinginan kuat untuk mengetahui arti dari apa yang Mereka nyanyikan saat fajar dan di malam hari dari himne surgawi!
 
 Tuan Macron ...

Sudahkah Anda membuat satu sujud dalam hidup Anda untuk Tuhan dan membuat dahi Anda menyentuh tanah dan berbisik kepada Tuhan Anda tentang kekhawatiran Anda dan berterima kasih kepada-Nya atas berkat-Nya seperti yang mereka lakukan?  Pernahkah Anda merasakan kedekatan Tuhan dengan Anda dan kedekatan Anda dengan-Nya?

 Tuan Macron ...

Wanita mereka hitam seperti arang, tapi hati mereka putih seperti susu.  Mereka memakai pakaian sederhana, tetapi di mata laki-laki mereka adalah yang paling cantik, mereka tidak bergaul dengan laki-laki asing, mereka tidak mengganggu mereka, dan salah satu dari mereka tidak memasukkan seorang laki-laki ke dalam rumahnya tanpa kehadiran suaminya.  .  Mereka tidak minum alkohol, tidak bermain judi, dan tidak berzina!

  Tuan Macron ...

Kaum Muslim di sana percaya pada semua nabi, bahkan Nabi Tuhan Yesus yang mereka cintai lebih dari kita.
Dan ibunya, Mary, yang saya namai menurut namanya karena cinta dan penghormatan mereka yang besar terhadapnya dan posisinya.

  Tuan Macron ...

Anda mungkin bertanya kepada saya: Bagaimana mereka mencintai Kristus lebih dari kita?
Saya menjawab Anda: Ya, mereka mencintai Tuhan Kristus lebih dari kami karena negara kami menumpahkan darah orang yang tidak bersalah dalam nama Kristus, negara mereka menjadi sunyi dan kekayaan mereka dijarah, jadi kami menikmati barang-barang dari negara-negara Muslim dan kami  mengekstraksi upeti dari penguasanya dengan berbagai cara dan kami memaksakan proyek komersial dan konsumen yang tidak berkembang pada mereka dan menyebarkan hasutan di antara mereka dan kemudian menjual senjata untuk membunuh satu sama lain, tetapi kami tetap Kami menganggap mereka teroris ketika mereka menyadari bahwa kami  adalah terorisnya, bukan mereka!
Tetapi mereka memperlakukan saya dan sandera lainnya dengan moral Kristus yang kami pelajari di gereja-gereja tetapi kami tidak menerapkannya pada kenyataannya.

  Tuan Macron ...

Kesimpulannya ... Saya tidak ingin mendeklarasikan Islam saya di Mali sehingga saya tidak akan dikatakan telah masuk Islam di bawah pedang, dan saya memutuskan untuk mendeklarasikan Islam saya saat saya bebas di tanah Prancis untuk menyampaikan  pesan Islam kepada jutaan orang Prancis dan Eropa dengan bagian-bagian Kristen dan ateisnya secara keseluruhan!

 Tuan Macron ...

Ini adalah agama Islam yang kalian perangi siang dan malam, ini telah menggerakkan hati saya dan memenuhi pikiran saya ...

Saya tidak lagi melihat Prancis dengan keindahan glamornya
Mali yang paling indah dari yang miskin, sederhana
Saya bahkan memutuskan untuk kembali lagi. Tapi setelah mengajak keluarga dan orang yang saya cintai masuk Islam.
Karena saya ingin mereka merasakan manisnya apa yang telah saya rasakan dari penyembahan kepada satu-satunya Tuhan, yang untuknya tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Pemurah, Yang Maha Penyayang, dan saya ingin mereka kebaikan dunia ini dan  akhirat.

 Saya juga mengundang Anda untuk masuk Islam dan mengulang akun Anda dengan agama besar ini, yang merupakan pesan dari semua nabi dan rasul dari zaman Adam, melewati Yesus Kristus, dan diakhiri dengan tuan dari Anam  Muhammad saw.  atas dia.
  Dan damai sejahtera bagi mereka yang mengikuti petunjuk ...

  {Maryam Petronin}

@@@


Wednesday, March 18, 2020

PANDEMIK TERULUNG


PANDEMIK TERULUNG

Kita takde experience tangani disaster at this level. Bila instruction pun blur, sop  pun tak lengkap, tafsiran jadi byk, social media lagi, politiking lagi, maka agak kelam kabut la semua.

So berlakulah panic buy, bila istihar cuti, dlm kpala terpahat balik kampung, kena isi borang manual (skrg dh cancel), sesak, ipt pulak tutup, sesak lagi. Sepatut nya semua dok diam2 kat umah.

Kalau nak cari aspek -ve mmg byk. Tak membantu. Moving fwd sama2 kita sumbang utk memperbaiki keadaan bukan memburukkan lagi. Stay home & be nice. Its disaster time for God sake. Byk org mati serata dunia. No small matter. Jazakallah.

#MovingForward
#BePositive

******

PENTINGKAN DIRI SENDIRI :
Malaysia ohh Malaysiaku...

Tolong lah jangan pentingkan diri sendiri.

Hari Isnin 16/3/2020 ramai ramai pakat pi serbu Grocery/mart sebab nak beli stock makanan untuk 1 tahun. Tak kisah beratur panjang sampai ke luar. Kat situ dah bawa virus pulak kerana ada yang batuk, yang demam pun ikut sekali dan beratur dalam jarak yang dekat.

Petang Selasa dan malam Selasa pula pakat ramai ramai pi serbu balai balai polis diseluruh negara sebab nak balik kampung...horeey cuti 2 minggu apa lagi balik kampung la.

Masa berkumpul kat balai balai polis diseluruh negara yang mencecah ratusan orang ramai ada yang batuk, yang demam, yang ada virus bawa pula dari orang awam kepada anggota polis yang bertugas. Dibalai polis mana ada alat check suhu badan orang awam tambahan pula hand sanitizer yang ada pula habis. Kat balai polis dalam masa berjam jam sebelum arahan isi borang rentas negeri ditarik balik oleh IGP virus virus dah pun pantas merebak.

Tengah malam hari  selasa dan pagi Rabu virus virus covid19 sudah dibawa pulang ke kampung halaman untuk dijangkiti kepada orang orang tua kita yang berada sihat dikampung halaman. Kebanyakan orang tua kita ni dah ler kurang imun badan dan kebarangkalian terkena  jangkitan virus Covid19 amat berisiko.

Semasa dalam perjalanan pulang ke kampung semestinya ada yang singgah pula distesen minyak, R&R, surau dan tandas untuk pelbagai perkara dan hajat.

Student student IPTA atau sekolah berasrama penuh pula dah diberikan cuti atau IPTA ditutup terpaksalah mereka berpusu pusu untuk balik ke rumah keluarga dibandar atau dikampung.

Ada juga yang berpusu pusu nak masuk singapura disebabkan wabak kat sana dah kurang dan negara depa dah buat 14hari lockdown.

Ada juga yang berpusu pusu ke utara dan pantai timur,  dah macam cuti hari raya pula.

Adoii matlamat kerajaan untuk elak berkumpul ditempat awam serta mengurangkan pergerakan rentas negeri adalah bagi menurunkan pola jangkitan Covid19. Tapi kalau macam  ni yang terjadi rasanya matlamat kerajaan tidak akan berjaya.

Malang bagi Malaysia kerana budaya pentingkan diri sendiri dan budaya bercuti sama seperti warga Italy juga.

"Selamat Bercuti "semua.

******

Tolong JANGAN balik kampung!

Italy hancur sebab 10,000 orang balik kampung dari kawasan merah sebelum kuarantin dilaksanakan.

China dan kemudiannya seluruh dunia jadi teruk sebab 5 juta orang lari keluar dari Wuhan sebelum perintah berkurung berkuatkuasa.

JANGAN balik kampung!!
JANGAN tinggalkan kawasan anda!!

ANDA MUNGKIN ADALAH PENYEBAR VIRUS COVID-19!!

Kemungkinan akan berjangkit kepada mak, ayah, adik beradik, saudara mara, & jiran-jiran yang lain. tak kesian ke kepada mereka??

Orang tua lagi sukar sembuh dan tahap kematian tinggi akibat jangkitan covid-19 adalah daripada golongan berusia kerana mereka lebih lemah.

Nabi dah ingatkan, jangan masuk ke kawasan wabak dan jangan keluar dari kawasan wabak.

******

Menjelang 24 jam pengumuman Perintah Kawalan Pergerakan oleh PM, langsung tidak ada kenyataan balas oleh mana-mana menteri untuk bantu memudahkan urusan rakyat selama 14 hari ini.

Menteri Pengangkutan tak beritahu bagaimana pergerakan rakyat dapat dibantu tanpa menambah risiko penularan wabak.

Menteri Sumber Manusia langsung tak sebut secara terperinci sektor mana yang akan terjejas dan apa jaminan bagi pekerja-pekerja swasta bergaji hari.

Menteri Pertanian dan Industri Makanan tak beri jaminan dan mekanisme bagaimana rakyat boleh dapat cukup bekalan makanan harian dalam tempoh larangan.

Menteri KPDNHEP tak cakna tentang panic buying dikalangan rakyat, begitu juga dengan jualan topeng muka dan sanitizer yang menjadi kegusaran rakyat.

Menteri Pembangunan Usahawan dan Menteri Perusahaan, Komoditi dan Perladangan tiada langkah proaktif untuk pastikan pendapatan usahawan-usahawan kecil yang terpaksa tutup bisnes dalam tempoh larangan.

Menteri Kerajaan Tempatan sibuk makan malam dengan taikun, tak nak ke bantu majlis perbandaran disinfeksi tempat-tempat awam seperti masjid.

Menteri Pengajian Tinggi lambat buat pelan pergerakan pelajar yang terpaksa pulang ke kampung kerana IPT ditutup.

Menteri Pembangunan Wanita, Keluarga, dan Masyarakat gagal sediakan solusi bagi membantu ibu-ibu bekerja yang terpaksa jaga anak kerana penutupan taska.

Menteri Dalam Negeri yang sepatutnya menjadi tonggak dalam isu ini, langsung tak dengar cerita.

Menteri Tugas-tugas Khas yang kita pun tak tahu apa tugasnya. Sepatutnya dalam situasi begini, dia diberi tugas penting. Barangkali masih sibuk dengan kereta terbang.

Perdana Menteri, buat mesyuarat nasional tentang COVID-19, tak jemput Menteri Besar parti lawan!

Nampaknya rakyat perlu berhenti bergantung kepada menteri-menteri.

We fight this battle, and we fight hard!
~shahidan saaid

******

9 mac jadi menteri
Baru 9 hari kot 🤔

22 bulan pun entah hapa2...jadi pakatan haprak (PH)

Ini kan pulak baru 9 hari 😀

...komen pak maun otw ke rumah sabariah. 🚶

*****

Ustazah zaleha:
SURAT DARI ITALY

Salam semua
Kami di Itali - Milan
Kami akan berkongsi perjlnn khidupan di Milano dlm meniti hari-hari yg sukar, dan kami yakin menjadi kewajipan kamu semua belajar drpd kesilapan dan hasilnya yg telah kami lalui.

Kini melalui suasana kuarantin, tidak keluar ke jln, pihak polis sentiasa mengawasi pergerakan, dan mengenakan (gari) bagi sesiapa yg berada di luar rumah.
Semuanya ditutup(kunci) pekerjaan, Mall, perniagaan, semua jalan tanpa pergerakan.

Perasaan sudah melewati seperti penghujung alam(akhir kehidupan)
Sekelip mata Itali berubah wajah, seperti berada dlm peperangan dan kegelapan. Sesungguhnya ia seperti satu hakikat hidup yang tidak pernah sehari pun saya akan melaluinya.

Manusia di Milan dlm kesulitan, sedih, lemah, bahkan mereka sedikit pun tidak memahami bagaimna realiti ini dipertangungjawabkan utk mereka lalui, dan bilakah akan berakhir "kabuus" ini.

Namun, kesilapan yg besar adalah di peringkat awal kemunculan musibah ini-manusia(Itali) meneruskan sosial kehidupan seperti biasa, keluar bekerja, dan punyai perasaan seperti itu kelaziman biasa bercuti, kami juga byk berkumpul bersama rakan rakan dan menyerrtai majlis(kenduri).

Semuanya adalah kesilapan termasuk diri saya!

Saya mengutusi anda semua. Hendaklah kamu semua berhati hati, kisah ini bukan bukan cerita lucu atau gurauan.

Jagalah orang yg anda sayangi, kedua ibubapamu, atok dan nenek, penyakit (virus ini sangat bahaya)
Kematian di sini adalah sekitar 200 orang sehari, bukan kerana tiada  doktor yg bagus, tetapi tiada lagi tempat yg sesuai utk semua.

Para doktor akan memilih siapa yang akan mati. Untuk mengelakkn  ketakutan orang lain.

Maka pelajari dari kesilapan kami, ambil langkah berjaga:

-tidak keluar ke tmpt yg sesak.
-berusaha untuk tidak makan di tmpt umum/terbuka
-terus berada di dlm rumah
-peka dan dengar kepada arahan kesihatan
-berinteraksi dlm jarak meter, jgn terlalu hampir
-segera dptkn rawatan
-mengambil vit c

❤Ambil berat dgn diri anda dan yang anda sayangi

Sila sebarkan perkongsian ini.

Luahan drp rakyat MALAYSIA DI ITALY...


******

Di Italy dan banyak negara negara lain, pada asalnya, pihak kerajaan juga mengenakan KAWALAN PERGERAKAN seperti yang diumum PM kita pada malam tadi. Malangnya, pada peringkat awal ini, ramai dikalangan mereka ambil mudah hal ini.

Kerajaan umum cuti dan sekolah semua ditutup. Tetapi, ibu bapa disana menggunakan peluang ini untuk bawa anak anak mereka berjalan, balik kampung, bercuti, bawa ke supermarket, dan mereka tidak betul betul 'duduk' di rumah seperti yang disyorkan oleh kerajaan.

Mereka masih ke gym, masih ke restaurant, masih ke club.

Dan kesannya, hari ini seramai 27,980 rakyat Itali sudah dijangkiti penyakit ini dan menyebabkan 2158 kematian. Dalam tempoh 24 jam semalam sahaja, mereka mencatatkan 3233 kes baru dalam sehari.

Sekarang, di sana dah hampir total lock down. Semua orang tidak lagi dibenarkan keluar dari rumah melainkan kes kes tertentu sahaja.
Kita rakyat Malaysia, jangan ulangi kesilapan yang sama seperti yang mereka lakukan.

******

Status Di Malaysia

Bermula 18 March 2020 baru dikenakan kawalan pergerakan di Malaysia. Belum LOCK DOWN lagi. Ini bermaksud, rakyat Malaysia masih boleh keluar dari rumah untuk urusan urusan penting.

Tapi, tahukah anda. Kes terkini di Malaysia adalah sebanyak 566 kes dengan 120 kes baru dicatatkan semalam. Saya menjangkakan, dalam tempoh seminggu lagi jumlah ini mungkin akan meningkat kepada 1,000 kes. Ini disebabkan masih banyak lagi 'ujian Covid-19' yang ke atas suspek yang masih belum keluar keputusan mereka.

Jika kes ini meningkat dan terus meningkat, pihak hospital akan mengalami kesukaran untuk memberi rawatan seterusnya kepada pesakit.

Di Italy, disebabkan terlalu ramai orang sakit dan kritikal, mereka terpaksa memilih untuk siapa yang perlu hidup dan siapa yang mati. Mereka yang 'kronik' akan 'dibiarkan' mati. Rawatan akan diutamakan kepada mereka yang mengalami 'mild symptom'.  Bayangkan, jika negara Italy di Eropah yang maju pun menghadapi masalah sebegini, macam mana dengan kita di Malaysia? Kita tak mampu untuk handle kes kes sebegini dalam kuantiti yang besar.

Sekarang ini pun, pihak kesihatan sudah 'letih' dan 'lembik' dengan kerja lebih masa yang terpaksa mereka lakukan. Mereka terpaksa memakai pakaian khas untuk melindungi mereka dari terkena jangkitan penyakit.

Kasihanilah mereka. Usah ditambah lagi derita mereka.

*****

From a Malaysian stuck in China

Covid-19 Pandemic 

For those who didn't know, I've been in China Chongqing all these while when this circus started in end Jan. The whole world was watching China then, and now that China have it under control, we are watching this whole panic thing happening around the world. Maybe I can share my experience how I kept myself safe.  

Well first of all, it was not just Hubei and Wuhan that was in lockdown. Basically the whole of China was in lockdown. So the people of Hubei and Wuhan cannot leave their city. While in CQ we can't leave our residential compound. Yup, you read me right. We are given a permit to allow 1 pax from 1 household to exit and enter the residential compound every 2 or 3 days to get essential stuff, depending on how serious the situation is in your area. Everyone needs to get their body temperature checked upon entering any building at any time. And when I say essential stuff it really is essential stuff, back then during the curfew only markets, supermarkets, pharmacies, designated clinics and such are allowed to operate.  So no hanging around,  wandering around the streets aimlessly coz nothing else is open. And if you are wandering around, you'll be strongly advised by the patrolling police to get back home. 

This curfew has been for 40days. So yes, we (basically the whole of China) have all been in a curfew/lockdown for that long. And that's billions of people we are talking about. It may be enforced by law, but everyone is willingly and voluntarily isolating themselves. No school, no work! This really is THE WAY TO STOP THE SPREADING! 

Isolation and quarantined is violating human rights? Please, what's human right if you end up 6ft under. 

And so, if I needed to go out to get essentials this is what I did, and still am doing. I usually just get my groceries that can last 1-2weeks, just so I don't need to go out too often and lower my risk of contraction.  I don't stock up on anything, esp toilet paper ahem... 

1. Face mask on (this is strongly enforced here, one can get arrested if they refused to) 
2. Have my hand sanitizer and a small bottle of 75% alcohol spray with me.  
3. Once I leave my house, If I touch the lift buttons or anything else, I'll make sure to sanitize my hands before I get in my car and start touching everything else. (I refuse to use a tissue or glove cause I don't want to create unnecessary rubbish, I can live with dry hand skin) 
* So if you need to take the public transport and need to hold the handles/poles, just make sure you sanitise your hands as soon as you leave the bus/ train. 
4. Go about getting my stuff. I don't touch my face especially my eyes nose and mouth when I'm out. If I really need to rub my eyes I will sanitise my hands [see the pattern here?] and use the inner part of my shirt to rub my eyes. 
5. Done with shopping. Place stuff in car and sanitise hands. 
6. Get home. Wash hands with soap and water, take off mask, bin it or hang it somewhere to air for reuse. Wash hands again! 
7. Change my clothes and toss it directly into the washing machine, wash with 60℃ water. Hang my winter jackets in the balcony to air. Shower immediately.  
8. Disinfect my groceries, those with packaging and my reusable shopping bags.  
9. Disinfect car keys, door handle & lock and my handphones! HANDPHONES PEOPLE! 

So, this is my SOP. It really is fairly simple. 

1. MASK MASK MASK!!! Seriously! You are protecting yourself and everyone around you. It is contagious even before symptoms surfaces. If you can't get disposable, get those woven sewn with changeable non woven layers. It's available out there. Search for it.  
2. WASH your hands and don't touch your MEN (mouth, eyes, nose)
3. Stay away from crowds pleaseeeee.  Limit your activities to need base. One month without social activities really won't kill anyone! 
4. Oh right, I no longer use cash in China, it's all e-payment. So if you've handled cash, you know the drill ya. Sanitise! (your hands, not the cash) 

It takes everyone to stop this from spreading. If you still think this is just a normal FLU and not taking any precautions, then you really are a danger to the community at this moment in time.  

Peace out.  Stay calm.  
Malaysian in CQ. 
12/3/2020


P/s There really isn't any need to stock up on TOILET PAPER laa !

*****

The following is a good article that explains well why Malaysia has done the lockdown.

Corona Virus Cases to date -

New York
wk 1 - 2
wk 2 - 105
wk 3 - 613

France
wk 1 - 12
wk 2 - 191
wk 3 - 653
wk 4 - 4,499

Iran
wk 1 - 2
wk 2 - 43
wk 3 - 245
wk 4 - 4,747
wk 5 - 12,729

Italy
wk 1 - 3
wk 2 - 152
wk 3 - 1,036
wk 4 - 6,362
wk 5 - 21,157

Spain
wk 1 - 8
wk 3 - 674
wk 4 - 6,043


Malaysia

Week 1 - 4
Week 5 -  50
Week 11 - 428

Next two weeks are crucial for Malaysia.

If we take adequate precaution and break the chain then we can tide the Corona virus Outbreak else we have a big problem in hand especially for the elderly population.

So far so good. Malaysia has  done well so far in its fight to contain Corona Virus. Now we are in stage 3 in which Virus spreads through social contacts & in social gatherings. This is most critical stage & number of confirmed cases spread exponentially everyday like what happened in Italy between last week of February & second week of March. From 300 to 10,000. If Malaysia is not able to manage this stage for next 3 to 4 weeks then we could have confirmed cases not in hundred but in thousands. This next one month is crucial. That is why most events & public gatherings have been closed till 15th April in Selangor.

Just because schools are closed avoid getting that compulsive travel; Holiday bug. Holidays will come next year too why try your luck with Corona specially with children. Marriage functions, Birthday parties etc can wait. Don’t try your luck; that bravado that nothing will happen to me. Next 30 days will be most crucial in medical History of Malaysia. Take all precautions while at home; while outside for any important work. Precaution is not panic.
Be a responsible citizen by following ; educating others to remain careful for next one month.🙏😷

*****

Apa Yang Rakyat Malaysia Perlu Lakukan Sekarang

1. Elak dari pergi ke kedai dan restoran untuk makan di sana. Jika ada keperluan mendesak, tapau saja. Order Grab Food atau Panda Food untuk lebih mudah.

2. Elakkan dari membawa anak kecil keluar ketika pergi shopping barang keperluan di supermarket. Jika perlu, pergi seorang sahaja dan itu pun diambil langkah pencegahan sebaik mungkin.

3. Sebaik mungkin, elak dari menyertai program / berjumpa dengan orang ramai jika tidak berkeperluan. Jika jumpa pun, pastikan berada pada jarak 1 Meter. Elakkan dari melakukan sebarang sentuhan seperti bersalam.

4. Jika ada orang yang telah rancang kenduri / majlis perkahwinan dalam waktu ini. Dicadangkan sekadar adakan majlis akad nikah dan ditangguhkan majlis kenduri tersebut. Tindakan ini mungkin 'agak kejam' buat tuan yang buat kenduri. Tapi, adalah lebih kejam jika 2 minggu lagi, majlis kenduri kita didapati sebagai 'punca' kepada sebaran penyakit ini pada skala yang besar. 'Hari Bahagia' kita mungkin hari permulaan bagi 'Penderitaan' orang lain.

5. Educate sahabat, kenalan, jiran, rakan, saudara keluarga kita untuk sama sama menjaga batas batas ini. Tak guna, kita betul betul jaga tapi kemudian satu hari kita terdedah dengan kawan kita yang datang ke rumah kita dan membawa virus itu bersama. Ingat ayat ini, Untuk Kita Sihat, Kita Perlu Pastikan Orang Disekeliling Kita Sihat. Jika Orang Disekeliling Kita Terkena Virus, Peluang Untuk Kita Kena Virus Juga Sangat Tinggi.

Kita tiada pilihan, kesihatan jiran jiran, kawan kawan, kenalan adalah Tanggung Jawab Kita, Jika Mereka Sakit. Kita Juga Susah

6. Hari ESOK bermula KAWALAN PERGERAKAN bagi semua rakyat Malaysia, saya mohon kita sama sama BERSATU dalam menghadapi ujian daripada Allah ini.

7. Perbanyakkan doa dan solat hajat, mohon bantuan dari Allah agar masalah ini dapat dijauhi segera dari Malaysia dan seluruh dunia amnya.

8. Banyakkan bersedekah pada waktu ini, kerana bersedekah dapat menjauhkan kita dari bala Allah.

9. Elakkan membuat pembelian panic melampau. Jika membeli barang keperluan, beli lah sekadar mencukupi keperluan untuk 2 minggu, jangan beli berlebihan sangat. Kesian orang lain pun nak beli juga.

10. Buat rakan yang masih berdegil untuk bercuti dengan keluarga, berjalan ke sana ke sini pada waktu ini tanpa keperluan yang kukuh dengan alasan nak rebut harga murah, jangan lupa. Kalau berjalan dengan isteri, sila bawa 'kondom' bersama. Kita nak kurangkan generasi 'bodoh' seperti anda pada masa akan datang.

11. Kepada para peniaga yang menjual barang barang bukan keperluan, saya cadang agar buat masa ini ditutup dahulu kedai anda. Saya sedar,  mungkin akan ada yang mengalami kerugian. Mungkin akan ada pekerja anda yang bergantung gaji dengan anda. Bantulah mereka sekadar yang termampu. Jika mampu bagi advance separuh, berilah dahulu. Beri sedikit kelegaan buat mereka.

12. Buat sahabat sahabat yang kaya, gunalah kekayaan yang Allah beri ini untuk membantu saudara mara anda yang bermasalah sekarang ini. Ada saudara mara anda, jiran anda yang mungkin hidup mereka kais pagi makan pagi, kais petang makan petang. Jika mereka tak boleh nak 'kais' dalam seminggu dua ini, bermaksud mereka tiada gaji. Jika anda mampu bantu mereka, bantulah mereka. Walaupun sekadar menyumbang RM50-RM100, percayalah. Ini memberi sedikit kelegaan buat mereka. Cukup sekadar buat online transfer kepada mereka. Tak perlu berjumpa bagi mengurangkan contact.

13. Sekarang musim cuti sekolah, saya perhatikan ramai anak anak berkumpul beramai ramai dengan kawan kawan mereka. Ini juga salah satu cara mudah penyebaran virus ini berlaku. Mereka ini terlalu banyak dengan aktivti mereka tersendiri. Anak anak ini tak fikir sangat bab keselamatan, mereka hanya fikir keseronokan. Jadi tanggung jawab ibu bapa nak kawal anak anak di rumah.

14. Sekarang, ramai ibu bapa yang bercuti atau bekerja dari rumah. Guna masa ini untuk 'create' bonding dengan anak anak. Anda boleh bermain dengan anak anak. Rapatkan hubungan dengan mereka. Jadikan peluang ini sebagai satu rahmat kepada kita untuk bersama mereka.

Percayalah, jika kita GAGAL mematuhi peraturan yang pihak kerajaan cadangkan, kes ini akan terus meningkat. Dan pada waktu itu, seluruh Malaysia mungkin akan kena TOTAL LOCKDOWN. Waktu itu, kita akan mengalami kesukaran yang lebih.

Bersusah susahlah sedikit hari ini, demi kesenangan di kemudian hari. Jika kita bersikap sambil lewa, isu ini tidak akan berkesudahan.

Yakinlah dengan janji Allah dalam Surah Al Insyirah yang maksudnya, "Setiap kesulitan akan diselangi dengan kesenangan....."

******

Benarlah dan sudah terbukti hari ini kebenarannya, di mana baginda Rasulullah SAW bersabda bahawa nanti di akhir zaman hampir kiamat banyak terbina bangunan masjid cantik-cantik tetapi tidak ada orang solat di dalamnya.

Apa yang kita dah buat pada Allah SWT nie sehingga Dia murka sebegini?

Di mana Ar-RahimNya...??

Yang nak disampaikanNya adalah masjid haqiqi kita itu yang sebenarnya. RumahNya kosong tidak bertuan. Pandanglah dengan mata hati, bukannya dengan mata zahir.

Kesilapan terbesar dari segi istilah dan hakikat. Apabila ramai yang menganggap masjid itu adalah sebagai rumah Allah.

Begitulah juga dengan Perintah Kawalan Pergerakan tu cuma asbab.

Sungguhlah benar Firman Allah SWT,

(Tetapi kebanyakkan kamu tidak melakukan yang demikian), bahkan kamu utamakan kehidupan dunia;
(Al-A'laa 87:16)

Padahal kehidupan akhirat lebih baik dan lebih kekal.
(Al-A'laa 87:17)

Sebenarnya, Allah nak suruh kita berehat, berhenti mengejar dunia. Duduk rumah, tengok muka anak-anak, tengok muka isteri/suami, tenangkan hati, solat elok-elok, mengaji, buka Quran yang dah lama tersimpan sepi. Lupakan muka bos, klien; kawan-kawan sekejap.

Allah nak kita berhenti berfikir hal duniawi sekejap. Kalau dulu solat pun terkejar², sekarang boleh solat dgn tenang. Kalau dulu banyak benda nak fikir, sekarang boleh skip 2-3 perkara.

Allah nak kita sedar, dah lama kita lupakan Dia. Dia nak kita kembali pada-Nya. Allah nak kita lihat, walau Dia dah murka dengan sikap hamba-Nya, tapi dia masih bagi ruang ; peluang untuk kita berfikir. Allah bagi kita masa.

Dengan Allah pun kita layan Dia sebagai pekerja dan bukannya hamba. Bila sebagai pekerja nie perlukan upah setimpal. Tak der upah takderlah. Kalau sebagai hamba itulah kerana Lillahi Taala semata-mata. Jangan sampai ada kerna dengan satu kerna.

Allah nak kita tahu bahawa dia tak suka percampuran lelaki perempuan yang bukan mahram, biasanya dalam perhimpunan beramai. Paling ketara masa majlis kenduri, lelaki perempuan bercampur tak ingat halal haram, bertepuk tampar, berpeluk jumpa kawan, gossip sebab dah lama tak jumpa. Jadi kenduri yg niat asalnya baik pun kena batal dah sekarang ni.

Allah larang bersentuhan lelaki perempuan bukan mahram, kita buat juga. Sekarang yang mahram pun tak boleh salam.

Allah suruh tutup aurat, kita buka juga. Sekarang semua kena tutup sampai kena pakai niqab (mask).

Allah dah kata, tiada kasta untuk datang ke rumah-Nya, tapi nampaknya yang kaya selalu dapat pergi, yang miskin hanya mimpi. Sekarang semua tak dapat pergi, kaya atau miskin.

Allah dah turunkan banyak makanan kat dunia ni untuk kita, tapi tak semua halal dimakan. Kita makan juga yang tak halal atas alasan mencari kelainan. Binatang juga yang tak pernah langgar aturan Allah, kalau herbivor, herbivorlah, begitu juga karnivor; omnivor, tak kira berapa usia dunia ni.

Kepada yang marah masjid ditutup tu, fikir balik, masa masjid dibuka, berapa kali kalian pergi masjid? Rasanya orang yang rajin pergi masjid pun tak marah sangat.

Kepada yang kena cuti tak berbayar tu, Allah nak kita tahu bahawa Allah boleh tarik rezeki kita bila² Dia nak, tak kira kita pekerja kesayangan bos, kita paling hebat, kita pandai buat sale, kita ada kabel kuat, kita pandai itu ini. Tak kira dah semua tu. Dia nak kita ingat, rezeki itu dari Allah.

Kepada yang panik tu, Allah nak kita sedar, itulah perasaannya bila kita tak sempat sediakan bekalan diri sebelum nyawa diambil Sang Pencipta. Panik ini sekadar menguji sejauh mana kita mengagungkan kebesaran Allah. Allahu Akbar. Sekarang yang besar mana satu Allah ka atau Covid-19? Yang kita duk angkat tangan takbiratul ihram tu buat per kalau tak jelas bab ini.

Kepada yang masih degil, tak tahu la nak cakap apa. Betul, segalanya di tangan Allah. Kalau nak mati, tak perlu tunggu Covid-19. Pemikiran ni sama la mcm org anti vaksin tu. Tak tahu apa anti vaksin? Pergi cari pakcik Google, dia tahu. Janganlah kita jadi asbab tersebarnya virus ini.

Masih ada yg tak sedar. Panik beli stok duniawi sampai tak ingat orang belakang. Takut tak cukup bekalan makanan. Fikir diri sendiri, tak ingat orang lain. Dalam keadaan ni, masih tiada kesedaran buat diri & orang lain. Lupa kot, kat mall tu ramai orang, mana tahu lebih banyak virus tersebar. Risau yang dibawa balik bukan hanya stok makanan, tapi ada virus ikut bersama. Ingatlah kat keluarga kat rumah.

Ketahuilah, ini peringatan Allah buat kita. Renung-renung kita bersama.

Selawat dan Salam ke atas Rasulullah saw.

Semoga bermanfaat untuk semua.

#shareuntukbaikihati

******

Perintah Kawalan Pergerakan tu cuma asbab.

Sebenarnya, Allah nak suruh kita berehat, berhenti mengejar dunia. Duduk rumah, tgk muka anak2, tgk muka isteri/suami, tenangkan hati, solat elok2, mengaji, buka Quran yg dah lama tersimpan sepi. Lupakan muka bos, klien ;kawan2 sekejap.

Allah nak kita berhenti berfikir hal duniawi sekejap. Kalau dulu solat pun terkejar², skrg boleh solat dgn tenang. Kalau dulu byk benda nak fikir, skrg boleh skip 2-3 perkara.

Allah nak kita sedar, dah lama kita lupakan Dia. Dia nak kita kembali pada-Nya.

Allah nak kita lihat, walau Dia dah murka dgn sikap hamba-Nya, tapi dia masih bagi ruang & peluang utk kita berfikir. Allah bagi kita masa.

Allah nak kita tahu bahawa dia tak suka percampuran lelaki perempuan yg bukan mahram, biasanya dlm perhimpunan beramai. Paling ketara masa majlis kenduri, lelaki perempuan bercampur tak ingat halal haram, bertepuk tampar, berpeluk jumpa kawan, gosip sbb dah lama tak jumpa. Jadi kenduri yg niat asalnya baik pun kena batal dah skrg ni.

Allah larang bersentuhan lelaki perempuan bukan mahram, kita buat juga. Skrg yg mahram pun tak boleh salam.

Allah suruh tutup aurat, kita buka juga. Skrg semua kena tutup sampai kena pakai niqab (mask).

Allah dah kata, tiada kasta utk dtg ke rumah-Nya, tapi nampaknya yg kaya selalu dpt pergi, yg miskin hanya mimpi. Skrg semua tak dpt pergi, kaya atau miskin.

Allah dah turunkan byk makanan kat dunia ni utk kita, tapi tak semua halal dimakan. Kita makan juga yg tak halal atas alasan mencari kelainan. Binatang juga yg tak pernah langgar aturan Allah, kalau herbivor, herbivorlah, begitu juga karnivor & omnivor, tak kira berapa usia dunia ni.

Kpd yg marah masjid ditutup tu, fikir balik, masa masjid dibuka, berapa kali kalian pergi masjid? Rasanya org yg rajin pergi masjid pun tak marah sgt.

Kpd yg kena cuti tak berbayar tu, Allah nak kita tahu bahawa Allah boleh tarik rezeki kita bila² Dia nak, tak kira kita pekerja kesayangan bos, kita paling hebat, kita pandai buat sale, kita ada kabel kuat, kita pandai itu ini. Tak kira dah semua tu. Dia nak kita ingat, rezeki itu dari Allah.

Kpd yg panik tu, Allah nak kita sedar, itulah perasaannya bila kita tak sempat sediakan bekalan diri sblm nyawa diambil Sang Pencipta.

Kpd yg masih degil, tak tahu la nak cakap apa. Betul, segalanya di tangan Allah. Kalau nak mati, tak perlu tunggu covid-19. Pemikiran ni sama la mcm org anti vaksin tu. Tak tahu apa anti vaksin? Pergi cari pakcik Google, dia tahu. Jgnlah kita jadi asbab tersebarnya virus ini.

Masih ada yg tak sedar. Panik beli stok duniawi sampai tak ingat org belakang. Takut tak cukup bekalan makanan. Fikir diri sendiri, tak ingat org lain. Dlm keadaan ni, masih tiada kesedaran buat diri & org lain. Lupa kot, kat mall tu ramai org, mana tahu lebih byk virus tersebar. Risau yg dibawa balik bukan hanya stok makanan, tapi ada virus ikut bersama. Ingatlah kat keluarga kat rumah.
Ketahuilah, ini peringatan Allah swt buat kita.

*****

Sebagai konklusi, pandemik COVID-19 merupakan mala petaka yg besar. Rajinlah kita renung dan fikir. Sejenis virus yg halus dan invinsible ini bisa menggugat dunia dan seisinya.

Akuilah betapa lemahnya manusia. Usah dabik dada lagi aku ini hebat, negara aku kuat, sistem pertahanan aku canggih. No firewall can stop COVID-19 now. Segala kederhakaan manusia kpd Penciptanya, pasti dibalas.

Allah Maha Kuasa. Kembali kpd aqidah yg benar, pulang ke pangkal jalan, hentikan sgala kemusnahan & kemudaratan alam dan makhluk sejagat.

Setiap kita punya peranan utk memikul bebanan amanah sebagai seorang Hamba Allah, bukan sekadar hamba makhluk.

Jazakallah. Wallahu'alam.

#PandemikTerulung

Wednesday, May 14, 2014

Azam Menegakkan Hukum Allah

Alhamdulillah Allah SWT telah memilih saya dan isteri untuk bertamu ke Rumah Allah pada malam tadi untuk mengikuti kuliah maghrib pimpinan Ust Riduan Rahmat. Ust memulakan dengan membacakan tiga ayat al-Qur'an daripada surah Ali Imran.

Surah Ali Imran: 102-104

102. Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan beragama Islam.

103. Dan berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai. Ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.

104. Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung.

Hidup kita di dunia ini adalah atas ehsan Allah. Allah yang bagi semua. Kita tiada apa. Ibadah yang tiada kaitan dengan Allah adalah sesat. Ekonomi yang tiada kaitan dengan Allah adalah sistem ekonomi yang sesat. Politik yang tiada kaitan dengan Allah adalah politik yang sesat. Cuba tanya diri. Kenapa kita guna segala yang milik Allah ini dengan sesuatu yang tiada kaitan dengan Allah?

Allah menafikan segala jenis Tuhan di dunia ini. Melainkan Allah. Nampak pelik tapi itulah hakikat. Janganlah kamu mati melainkan dalam sebenar-benar Islam iaitu mati dalam bertaqwa kepada Allah. Kalau mati dalam keadaan durhaka kepada Allah, maka akan dihumban ke Neraka, nau'zubillah.

Ada kita pernah jumpa hadith Nabi yang menyatakan babi mati masuk neraka? Sedangkan babi itu sehina-hina binatang. Namun manusia yang begitu di anggap mulia di dunia ini akan di humban ke neraka Allah jika matinya dalam durhaka kepada Allah.

Kamu berpegang teguh dengan tali Allah iaitu al-Qur'an. Pegang semuanya daripada sekecil-kecil benda sehinggalah sebesar-besar benda. Pegang semua jangan separuh-separuh atau sebahagian saja. 

Hati kamu, iktikad kamu jangan lari daripada al-Qur'an. Infradi (diri sendiri) jangan berpisah daripada al-Qur'an. Jemaah muslim jangan kamu berpecah daripada al-Qur'an. Kita lihat sebab apa umat Islam berpecah belah di Malaysia? Kerana tidak ikut Islam yang berpegang kepada al-Qur'an. Dasar kehidupan dan pemerintahan mestilah diletakkan kepada al-Qur'an dan Sunnah Nabi. Kalau hadis Nabi dan ayat al-Qur'an di permainkan, maka boleh belah ke Neraka Allah.

Apakah kita hendak ikut orang yang cabar Allah? Selagi kita hidup di dunia ini, hiduplah dengan mentaati Allah. Akan ada di akhir zaman, kebaikan yang dibuat kepada rakyat sebenarnya ialah untuk mendatangkan keuntungan kepada diri sendiri. Pabila kamu menuruti mereka maka kamu akan disesatkan dan pabila kamu menentang mereka maka kamu akan dihancurkan.

Lebih baik kamu mati dalam mentaati Allah daripada kamu hidup dalam mendurhakai Allah. Kalau kamu jahil bab hudud, diam sudah. Kerana cakap orang yang jahil bakal menyerlahkan kebodohan mu.

Berapa ramai orang yang tak faham undang2 toghut yang dilaksanakan di Malaysia sejak 57 tahun yang lalu? Namun ia tidak menghalang daripada undang2 tinggalan penjajah itu untuk dilaksanakan betul tak? Sudah berapa ramai manusia yang dihukum mati mengikut tafsiran perundangan manusia? 

Setiap kita bertanggung jawab dan akan di tanya di hadapan Allah apa yang kamu lakukan untuk menegakkan hukum Allah di muka dunia ini?

Mengajak manusia untuk berbuat baik, itu adalah tanggung jawab kita semua. Memerintahkan orang buat baik, itu tanggung-jawab pemerintah dan orang yang diberi kuasa contohnya suami, bapa dan kerajaan. Menyeru kepada kebaikan dan mencegah daripada kejahatan.

Mungkar yang paling besar ialah bila berlaku penolakan hukum Allah. Siapa penjenayah? Orang yang berani menukar hukum Allah. Itulah hakikat penjenayah sebenar. Haram jadi halal.  Halal jadi haram. Orang yang menderhakai Allah sebanarnya sudah jatuh murtad dan tidak dianjurkan untuk kita berdoa pun kepada mereka ini. 

Siapa manusia yang berjaya? Orang yang mentaati Allah, yang melaksanakan hukum Allah. Sebab apa Malaysia bukan negara Islam? Kerana tidak laksana hukum Islam. Politik ada dalam Agama. Jangan sekali-kali kamu cenderung dengan kezaliman. Islam ialah untuk semua orang pada bila-bila masa. Aqidah menjadi tunjang pegangan kita dengan al-Qur'an dan Hadis sebagai rujukan.

@@@

Tuesday, March 25, 2014

Tragedi MH370 - The Greatest Aviation Mysteries

Bersandarkan analisa terkini daripada satellite company Inmarsat dan UK Air Accidents Investigation Branch (AAIB), penantian 17 hari tragedi MH370 berakhir dengan penyataan konklusif daripada PM malam tadi bahwa penerbangan MH370 berakhir di selatan Lautan Hindi di baratdaya Perth di sebuah kawasan remote laut bergelora yang kedalaman airnya boleh mencapai hingga 7 km.

"The questions remain and will take a long time for full and complete closure to one of aviations's greatest mysteries." 
- TheStar(25/3/14)

Pelbagai persoalan masih belum berjawab berkenaan misteri yang terbesar dalam sejarah aviation dunia ini. Ia memerlukan penyiasatan terperinci yang complex daripada para pakar dan penguasa yang berkenaan, walau selama mana pun mengambil masa bagi mendapatkan jawaban yang sebenar kenapa tragedi ini berlaku?

Ucapan takziah kepada para waris mangsa yang bisa kita iringi bersama sedekah pahala bacaan surah al-Fatihah buat semua mangsa yang terlibat. Sebagai mana yang kita maklum seramai 239 penumpang dan crew yang terlibat, di mana 49 orang adalah warga Malaysia, 154 orang warga China, dan 36 orang dari 12  negara lain.

Pihak polis mengikut penyataan rasmi ketua polis negara terus fokus kepada empat aspek utama iaitu hijacking, sabotage, personal problems dan psychological problems dalam meneruskan penyiasatan terperinci. Semoga 'black box' yang menyimpan pelbagai data komunikasi itu bisa di temui dalam masa 13 hari yang berbaki ini memandangkan jangka hayat baterinya hanya dapat bertahan selama 30 hari sahaja.

Saya memetik beberapa posting twitter yang di siarkan di akhbar TheStar pagi ini:
  1. Aaron Aziz - "Ya Allah, this is beyond sadness. Ya Allah pls give utmost strength to the families of #MH370 Innalillah al-Fatihah."
  2. Rafizi Ramli - "From Him we come and to Him shall we return. Give the grieving family space. Thanks to everyone who has been involved in the SAR #MH370."
  3. DS Liow Tiong Lai - "My prayer & words of confort to families of passengers & crew of flight MH370. May they remain calm & strong in these difficult times."
Episod hitam negara ini telah mendapat perhatian dan publisiti meluas seluruh dunia, malah pelbagai negara telah menghulurkan bantuan mereka samada melalui penggunaan aset strategik atau input profesional kepakaran yang ada. 

Kes ini juga di anggap sangat unik dan tersendiri yang belum pernah berlaku sebelum ini. Kawasan coverage yang begitu luas untuk operasi SAR banyak kali berubah bermula di Laut China Selatan sehinggalah akhirnya terjurus ke kawasan koridor selatan iaitu di selatan Lautan Hindi. 

Banyak yang kita belajar daripada tragedi MH370 ini. Sesungguhnya kita ini lemah. Segala teknologi sains ciptaan manusia yang berada di tahap tertinggi itu rupanya masih sangat kekurangan dan tidak sempurna sifatnya. 

Sesungguhnya Allah yang Maha Mengetahui dan Maha Berkuasa. Dialah pemilik sains dan segala ilmu itu. Dialah pencipta dan pemilik alam ini. Apa yang berlaku ini sudah pasti mengundang pelbagai hikmah dan pengajaran termasuklah mencipta benchmark baru yang bakal merubah standard dan lanskap sistem aviasi dunia.

Satu soalan yang bermain di minda saya pada saat ini perihal segala motif dan misteri yang ada ialah kenapa MH370 terbang via koridor selatan ini? Mencari salah juruterbang adalah alasan yang paling mudah, namun jangan nanti masyarakat dunia melihatnya sebagai cover-up semata pada hakikat yang sebenar. Sedangkan pelbagai cerita dan analisa dari pelbagai sudut sudah tersebar luas di internet untuk nilaian umum.

Sehingga suatu masa nanti...the greatest aviation mysteries remain. Wallahu'alam.

@@@

KONGSI KEK

Dalam konteks hari ini, saya ingin elaborate dan bawak berbincang isu2 yg dekat dgn rakyat dan suasana di negara kita sekarang ini.  Antara ...